Sabtu, 28 Februari 2009

OKI Kecam Hinaan Atas al-Masih di Televisi Israel

Diposting oleh Nobi Zone di 05.05 0 komentar
Ekmaluddin Ihsan Ughlu, Sekjen OKI mengecam tayangan siaran yang menghina al-Masih (as) dan kesucian agama al-Masih di salah satu cannel televisi Israel.

Iqna merilis laporan dari “Sana”, Ekmaluddin Ihsan Ughlu, dengan menyatakan sikap OKI atas hinaan terhadap agama samawi menandaskan, sangat mengecam apapun bentuk tanpa menghormati dan menghina kesucian agama tauhid dan menuntut reaksi yang sesuai untuk menyikapi perbuatan anti kemanusiaan dan ateis ini. Dua penyiar dari cannel 10, televisi Israel pada minggu lalu, telah menyatakan hinaan mereka kepada al-Masih dan pengikutnya serta mengklaim bahwa Maryam as tidak suci, gereja, paus dan seluruh personal yang berlawanan dengan sikap ini adalah pembohong dan menyesatkan.

Menanggapi aksi dari siaran televisi Israel ini, Vatikan dan para pejabat tinggi rezim zionis Israel meminta maaf kepada seluruh pengikut al-Masih di seluruh penjuru alam.

sumber:icc-jakarta

Selasa, 17 Februari 2009

Pertemuan Ribuan Warga Azebaijan Dengan Pemimpin Revolusi Islam Iran di Hari Arbain Imam Husain

Diposting oleh Nobi Zone di 00.09 0 komentar
Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, dalam pertemuan dengan ribuan warga mukmin dan revolusioner dari Propinsi Azerbaijan Timur menyebut kewaspadaan, kesadaran akan sensitifitas peristiwa dan kondisi, serta sikap yang berani dan tepat, sebagai pelajaran agung dari peringatan Arbain Husaini atau peringatan empat puluh hari syahidnya Imam Husain as. Beliau menambahkan, bangsa Iran dengan memahami akan sensitifitas zaman, sangat waspada dalam menghadapi upaya musuh yang berupaya mengosongkan revolusi dan pemerintahan Iran dari unsur keislaman dan semangat revolusioner.
Dalam pertemuan yang digelar menjelang peringatan kebangkitan rakyat kota Tabriz tanggal 29 Bahman 1356 (18 Februari 1978) yang terjadi dalam aksi mereka mengenang 40 hari gugurnya para syuhada kebangkitan di kota Qom, Rahbar menilai penyebarluasan pesan kebangkitan Imam Husain as dan upaya untuk mengobarkan semangat keberanian masyarakat sebagai tujuan penting dari berbagai pidato dan pernyataan yang disampaikan oleh Sayyidah Zainab Al-Kubra dan Imam Sajjad as. Ditambahkan oleh beliau bahwa peringatan Arbain Husaini merupakan dasar dari berlanjutnya perlawanan historis kaum mukmin terhadap kezaliman, kesewenang-wenangan, dan despotisme. Peristiwa 29 Bahman di Tabriz oleh Rahbar disebut sebagai peristiwa yang memiliki peran determinan dalam kemenangan revolusi Islam. Peristiwa juga memperluas semangat kebangkitan, perlawanan, dan perjuangan di seluruh penjuru negeri.
Beliau juga menyebut kewaspadaan, tanggap terhadap situasi dan kondisi, -yakni keberanian dalam bertindak dan tidak kenal takut dalam menghadapi kesulitan dan bahaya- keimanan, dan harapan terhadap masa depan, sebagai tiga pelajaran penting dari kebangkitan warga Tabriz. Ditekankan pula bahwa pelajaran penting tersebut menjadi pembuka jalan hari ini dan masa depan bagi bangsa dan negara.
Pemimpin Besar Revolusi menjelaskan tujuan dan acuan musuh bangsa Iran saat ini dengan menyinggung kegagalan mereka dalam menumbangkan Republik Islam Iran, seraya mengatakan, kaum imperialis selama 30 tahun terakhir telah mengerahkan seluruh sarana politik, ekonomi dan militernya untuk menghancurkan Revolusi Islam. Namun kini mereka menyadari bahwa dengan adanya dukungan penuh bangsa Iran dan sandaran Republik Islam kepada keimanan masyarakat yang tinggi, seluruh tipu daya musuh tidak akan membuahkan hasil. Oleh karena itu mereka mengerahkan segenap kemampuan untuk menggembosi semangat anti-imperialisme dan mengikis kandungan agama dan spirit revolusi dari negara ini. Hal ini menuntut kewaspadaan masyarakat dan para pejabat negara.
Ayatullah Al-Udzma Khamenei mengapresiasi pelaksanaan pawai akbar bangsa Iran pada peringatan 22 Bahman (hari peringatan kemenangan revolusi Islam Iran) tahun ini seraya menyatakan bahwa pawai ini adalah pentas yang membuktikan dukungan penuh masyarakat kepada Revolusi Islam. Kemajuan keilmuan, partisipasi secara aktif dan penuh kesadaran yang ditunjukkan oleh para pemuda di berbagai sektor, serta kian mengkristalnya slogan-slogan Revolusi merupakan bukti kuat yang lain dari kegagalan musuh dalam menundukkan Republik Islam Iran. Selain itu, para pejabat tinggi negara saat ini tidak merasa rendah diri dengan slogan-slogan tersebut bahkan justru membanggakannya.
Beliau menilai serangan masif budaya merupakan diantara indikasi dari upaya kubu imperialis untuk mengikis kandungan dalam pemerintahan Islam. Pemimpin Besar Revolusi Islam menegaskan, "Memahami masalah ini secara cerdas dan membela nilai-nilai Islam dan Revolusi, merupakan tanggung jawab bagi saya pribadi dan seluruh masyarakat yang berkat pertolongan Allah, masyarakat dewasa ini tampil di medan dengan cerdas, bijak, dan kemampuan menganalisa yang menakjubkan."
Ayatullah Khamenei menilai pertolongan Allah swt kepada masyarakat mukmin dan yang aktif di medan sebagai janji Allah yang tidak dapat dipungkiri. Di bawah pancaran keimanan yang dalam serta dengan emosi dan slogan pada masa awal revolusi Islam, bangsa Iran tengah menempuh jalan yang lurus. Generasi muda saat ini dengan sepenuhnya menghargai kondisi yang ada, tampil dengan lebih bersemangat dan lebih berpengalaman dibanding para pemuda di masa awal revolusi. Mereka menggabungkan antara emosi dengan pemikiran dan pemahaman yang benar, serta berpartisipasi aktif di berbagai bidang. Ini semua harus disyukuri sebagai berkah dari Allah swt.
Pada pertemuan tersebut, wakil wali faqih di Propinsi Azerbaijan Timur dan Imam Jum'at kota Tabriz, Mujtahid Shabestari, menyinggung kebangkitan warga Tabriz pada peringatan empat puluh hari para syuhada kota Qom (tahun 1978) seraya mengatakan, sebagaimana peran aktif warga Azerbaijan dalam gerakan Imam Khomeini ra dan perlawanan terhadap kezaliman, saat ini pun mereka siap untuk berkorban dalam membela Iran dan eksistensi Islam.
Di awal pertemuan ini, para pembaca puisi Ahlul Bait as pada peringatan Arbain Husaini ini membacakan syair-syair pengorbanan Imam Husain as.
Sumber:khamenei.ir

Becham Bisa Tetap di Milan

Diposting oleh Nobi Zone di 00.01 0 komentar
MILAN, SELASA — David Beckham dan pengacaranya dikabarkan sudah sepakat dengan Los Angeles Galaxy untuk mengakhiri kontrak mereka. Kini tergantung kepada AC Milan apakah akan tetap memakainya atau tidak.
Demikian diberitakan SkySport24. Dikatakan pula, Milan dan Galaxy juga sudah mencapai kesepakatan untuk perpindahan Beckham.
Beckham di Milan sampai saat ini berstatus sebagai pemain pinjaman sampai 8 Maret. Namun, Milan berharap memiliki Beckham secara permanan. Beckham sendiri menyatakan ingin tetap bersama "I Rossoneri".
Negosiasi kedua klub sempat mengalami kebuntuan. LA Galaxy mengatakan sudah menutup diri dan akan menarik Bekcham begitu masa pinjamannya selesai. Namun, Milan tak menyerah dan akan berusaha mendapatkannya.
Beckham cukup sukses selama membela Milan. Dalam derbi lawan Inter Milan, Minggu (15/2), dia sempat cedera dan diganti. Namun, Milan mengabarkan, cedera Beckham tak terlalu serius. Bahkan, dia masuk dalam skuat Milan yang akan bertanding di Piala UEFA lawan Werder Bremen.
sumber:kompas bola

Senin, 16 Februari 2009

Karena Mourinho Adriano Masih di Inter

Diposting oleh Nobi Zone di 23.52 0 komentar
MILAN, SELASA — Kehadiran Jose Mourinho di Inter Milan membuat Adriano menjadi bisa mengontrol diri. Menurut agennya, karena dia pula dia bersedia bertahan di Inter Milan.
Sebelumnya, Adriano memang selalu membuat masalah sejak Inter ditangani Roberto Mancini. Dia tenggelam dalam dunia dugem, hingga akhirnya dikirim ke Brasil.
Saat kembali ke Inter, klub itu sudah dilatih Jose Mourinho. Dia sempat baik dan berjanji akan tampil maksimal lagi. Namun, dia kembali membuat ulah dengan dugem dan terlambat dalam latihan. Mourinho pun menghukumnya. Adriano sempat marah dan menyatakan ingin meninggalkan Inter Milan.
Namun, pendekatan yang dilakukan Mourinho membuatnya luluh. Dia pun berlatih dengan baik dan dipercaya tampil kembali. Adriano mencetak satu gol pada derbi Milan, yang akhirnya dimenangkan Inter 2-1. Bahkan, gol itu dia persembahkan buat anak Mourinho.
"Jika bukan Jose Mourinho pelatihnya, Adriano sudah pergi meninggalkan Inter," kata agen Adriano, Gilmar Rinaldi.
"Pada pertandingan derbi lawan Milan, Adriano mengingatkan saya pada permainannya tiga tahun lalu. Bukan gol yang membuat saya kagum, tapi permainannya yang kembali menawan," tambahnya.
sumber:kompas bola

basa-basi

Diposting oleh Nobi Zone di 23.25 0 komentar
hei..!!para maniak blogger ayo gabung di blog gw,,,kalian gak bakal jenuh deh..disini gw akan memuaskan kalian dengan informasi yang up to date,mulai dari sport,tokoh,ampe agama bakal gw sajiin disini...oh ya tak kenal maka gak pa2,nama gw kamal.,,,
 

nobizone Copyright 2009 Reflection Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez